About

Cari Blog Ini

0 TUGAS 2 TBO

Senin, 16 Maret 2015

SOAL :

       1. buat lah bahasa minimal 5 buah dengan aturan “himpunan string dari n buah ∑ di hati oleh n+2→∑
Jawaban :
1.      n=0 diikuti n+2 =1
a.      n =1 diikuti 0111
b.      n =2 diikuti 001111
c.       n =3 diikuti 00011111
d.      n =4 diikuti 0000111111
e.       n =5 diikuti 000001111111

    2. lakukan operasi union  dengan soal sebagai berikut
Jawaban :
            S = { ε,00,001,111 }
            P = {  101,111,001,11 }
Jadi jawabannya adalah s U p = { ε,00,001,111,101,11 }

       3.  lakukan operasi konkatenasi  dengan soal sebagai berikut 
Jawaban :
            S = { ε,00,001,111 }
            P = {  101,111,001,11 }
Jadi jawabannya adalah  s . p = { ε,00,001,111,101,11, ε101, ε111, ε001, ε11, 00101, 00111,
00001, 0011, 001101, 001111, 001001, 00111, 111101, 111111,
111001, 11111     }

Read more

0 TUGAS 1 TBO

Rabu, 04 Maret 2015


Cara Kerja Mesin Pencari “GOOGLE”
Hal pertama yang harus dipahami ialah saat melakukan suatu penelusuran Google, Anda sebenarnya sedang tidak menelusuri web, namun Anda sedang menelusuri Indeks web milik Google. Google melakukannya dengan perangkat lunak yang bernama Spider.
Spider memulai aktivitasnya dengan mengambil beberapa laman yang ada pada web, lalu Spider mengikuti laman-laman tersebut dan mengambil laman yang dituju, dan mengikuti semua tautan pada laman tersebut serta mengambil laman tertaut dan begitu seterusnya, sehingga Google mampu untuk Mengindeks Web yang cukup besar, milyaran laman disimpan pada ribuan komputer.
Katakanlah orang-orang mencari dengan mengetikkan kata kunci pada kotak penelusuran Google. Software Google akan menelusuri Indeks mereka untuk menemukan setiap laman yang mencakup kata kunci yang orang cari. Dalam hal ini, ada ratusan dari ribuan hasil yang mungkin dapat relevan.
Mesin Pencari Google Memang sangat membantu kita untuk mendapatkan informasi apapun yang kita butuhkan melalui internet, tapi taukah teman gimana mesin pencari google itu bekerja.
Ada 3 tahapan yang dilakukan Google Search untuk menampilkan halaman yang dicari oleh pengguna yaitu
Crawling & Indexing, Algorithms dan Fighting Spam.
Crawling & Indexing
            Google menggunakan software yang dikenal dengan "Googlebot" sebagai Web Crawlers untuk menemukan halaman web yang disediakan untuk publik. Crawler ini nantinya akan menelusuri halaman web dan membawa data dari halaman web tersebut ke server google, seperti halnya yang kita lakukan ketika browsing maka kita akan melihat content-content yang ada dari web tersebut.
Google Search akan menentukan situs mana yang akan di Crawl, seberapa sering dan seberapa banyak halaman akan dimuat. semakin banyak content dang semakin unik content yang kita punya, maka semakin banyak pula Mesin pencari google akan menjelajahi situs kita, karena Google Love is Content, prikitiw
Google pada dasarnya mengumpulkan halaman-halaman web selama proses Crawl dan kemudian akan membuat indeks.
Algorithms
Setelah proses indexing selesai dilakukan, selanjutnya proses algoritma akan mulai bekerja dengan memilah konten mana yang diprediksi paling sesuai dan sisitem akan menampilkanya kepada pengguna.
Fighting Spam
Selain itu google juga menghadirkan beberapa slide yang dapat mengungkap bagaimana sistem dapat melawan situs yang berisi spam, di dalam slide tersebut google menjelaskan bagaimana cara melawan dan menghapus spam
Read more

0 TUGAS 4 JARINGAN KOMPUTER

Rabu, 05 November 2014

JARINGAN AD HOC


A.    PENGERTIAN AD HOC
Definisi ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel.
Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri. Sifat desentralisasi, protokol routing dinamis, dan mudah untuk diterapkan menjadikan ‘jaringan ad hoc’ cocok untuk diimplementasikan disaat jaringan terpusat tidak dapat digunakan (situasi darurat seperti bencana alam atau konflik militer).
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pakar jaringan mengalihkan perhatian mereka dari jaringan terpusat – seperti Internet dan jaringan telepon seluler – dan berpindah ke ad hoc network. Di Internet, tanggung jawab untuk mengarahkan lalu lintas data terletak pada perangkat yang disebut router. Penyedia layanan Internet memantau arus lalu lintas di jaringan mereka, dan jika ada kemacetan di satu tempat, mengubah/merevisi setting router ke pengaturan yang sesuai.
Dengan jaringan telepon seluler, dua orang dalam satu lingkungan bisa saling berbicara melalui telepon, tetapi mereka tidak bertukar data secara langsung. Sebaliknya, mereka mengirim data (percakapan) ke menara pemancar yang akan menentukan data itu harus dibawa kemana – seperti halnya terjadi juga bagi ribuan pengguna telepon seluler lain di sekitarnya.
Dalam jaringan ad hoc, tidak ada base station, dan tidak ada pengawas yang memantau kinerja jaringan secara keseluruhan. Sensor yang digunakan di jaringan ad hoc akan aktif dan mencoba untuk menentukan berapa banyak sensor aktif lainnya yang berada dalam jangkauan komunikasi. Bersama-sama, sensor kemudian mengumpulkan informasi apapun yang mereka butuhkan untuk melakukan tugas kolektif mereka.
Karena perangkat genggam seperti smartphone ataupun tablet pc menjadi lebih canggih dan diminati orang, prospek bahwa mereka dapat mengatur diri mereka sendiri ke dalam ad hoc network juga menjadi lebih menarik. Bisa kita bayangkan, misalnya, ribuan orang di suatu lingkungan bergabung dalam ad hoc network, dan saling berbagi data seperti video sehingga ribuan orang tersebut dapat menonton video tersebut secara bersamaan tanpa harus membebani jaringan data. Tapi sampai ditemukan applikasi yang dapat berperan sebagai pengatur dari ad hoc network yang dapat menarik orang-orang untuk membuka akses teleponnya untuk berbagi jaringan secara langsung melalui ad hoc dengan orang sekitarnya; hal tersebut belum bisa dilakukan.
Sebelumnya saya lupa untuk menjelaskan pada anda tentang jaringan Ad-hoc. Soal pengertian saya juga tidak tahu, tapi bagi saya jaringan Ad-Hoc ini berguna untuk menghubung kan dua komputer atau lebih (klo komputer harus ada wireless cardnya) atau Laptop tanpa harus mengunakan Access point (AP) apalagi kabel (UTP dengan RJ45) dan yang penting dapat juga digunakan untuk sharing akses internet….
Setelah dua service sebelumnya telah anda start, jaringan ad-hoc dapat digunakan, tinggal beberapa langkah lagi. Selanjutnya masuk ke menu Control panel > Network Connections lalu klik kanan pada gambar wireless connection > Properties. Cara yang sama dapat anda lakukan melalui taksbar (dipojok kanan bawah), klik kanan icon wireless > view available network connections > Change Advance Setting. setelah itu akan tampil menu sperti gambar dibawah ini.
Centangi opsi “use windows…..” > klik tombol Add , selanjutnya perhatikan menu yang ditampilkan : di laptop biasanya tampilan akan sedikit berbeda,di bawah Network name akan ada check box ” connect even if this network….“. Anda harus centangi pilihan ini.
Keterangan :
Network name (SSID) adalah nama jaringan Ad-hoc anda -isinya terserah anda, max 32 character-. no. 2 dan 3 anda isikan seperti gambar diatas. no.4 adalah password untuk masuk ke jaringan ad-hoc anda. Isikan 5 character (/angka). pilihan no. 5 (key index ini harus sama disetiap laptop yang terhubung) dan 6 anda lakukan sperti gambar diatas. Selanjutnya tinggal klik tombol Oke. setingan lainnya bisa diabaikan. Sekarang jaringan ad-hoc anda telah terbentuk, silahkan cek available network . jika sudah muncul klik tombol connect, dan entry WEP key, setelah itu mungkin akan muncul keterangan not-connected, keterangan ini akan berubah menjadi connected ketika computer lain sudah mendeteksi keberadaan jaringan ini dan melakukan koneksi. Kata mungkin sengaja saya bold, sebab saya juga pernah mengalami bahwa di menu view available connection, jaringan ad-hoc tidak muncul, tapi ketika di cek di laptop lain jaringan ad-hoc ternyata terdeteksi dan setelah di connect melalui laptop yang satu lagi, baru di laptop pertama terlihat jaringan ad-hoc yang kita bentuk.
Jaringan Ad-hoc ini dapat anda gunakan secara maksimal untuk4 komputer, jika terlalu banyak maka jaringan akan menjadi lambat, saya pikir anda juga pasti mengerti. Oke..tidak terlalu sulit bukan??? Untuk dapat mengunakan Jaringan Ad-hoc ini sebagai internet connection sharing dapat anda lihat di tulisan saya sebelumnya tentang “Internet Connection Sharing”.
C.    PENGGUNA DAN KONFIGURASI JARINGAN AD HOC
1. Penggunaan/Aplikasi
·         Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
·         Komersial, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music.
·         Jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user seperti dalam konferensi atau ruang kuliah.
·         Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 m, Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.
2. Konfigurasi sederhana
·         Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
          Masuk ke “wireless network card properties” dan set “SSID” dengan nama tertentu (unique).
         Set IP LAN static pada komputer. Patikan kita mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama.
·         Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
Satu sebagai host (access point) yang lain sebagai client. Atau semua bisa berperan sebagai host (multihost)
D.    KEKURANGAN DAN KELEBIHAN AD HOC
KEUNTUNGGAN
·         Tidak memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada ataupun tidak berfungsi lagi.
·         Mobile node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain, sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera dilaksanakan.
·         fleksibel terhadap suatu keperluan tertentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
·         Dapat direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).
KERUGIAN (PERMASALAHAN)
·         Packet loss (rugi-rugi paket) akan terjadi bila transmisi mengalami kesalahan (error).
·         Seringkali terjadi disconnection, karena tidak selalu berada dalam area cakupan.
·         Bandwidth komunikasi yang terbatas
·         Lifetime baterai yang singkat.
·         Kapasitas kemampuan jangkauan mobile node yang terbatas dan bervariasi.
Read more